Senin, 28 Maret 2016

Gogreen 2016


Kondisi hutan di Indonesia sangat kritis, diakibatkan oleh ulah tangan manusia yang tidak bertanggung jawab, kritisnya keadaan hutan dilakukan oleh oknum yang mempunyai tujuan tertentu dan mementingkan diri sendiri dan sekelomppok orang tanpa memikirkan efek yang dapat memberikan bencana seperti banjir, longsor, tipisnya atmosfer bumi, semua dilakukan oleh oknum hanya untuk kepentingan-kepentingan menguntungkan dari sekelompok orang tertentu, berbagai cara pratik mulai dari penebangan hutan liar, kebakaran yang terjadi didaerah daerah seperti yang terjadi di Riau, Sumatera selatan dan pulau Kalimantan.
Saat ini penghijauan pun dilakukan dengan berbagai cara seperti program menanam pohon hijau yang dilakukan oleh pemerintah, masyarakat, berbagai komunitas yang ikut andil peduli alam. Tidak ketinggalan dalam dunia otomotif pun menciptakan kendaraan yang ramah lingkungan sering kita jumpai kendaraan yang ramah akan lingkungan, dalam dunia industri menciptakan buangan limbah yang dapat didaur ulang dan produk yang ramah lingkungan misalkan produk packaging makanan, dus makanan dan masih banyak cara manusia menciptkan produk yang ramah lingkungan , semua bertujuan hanya untuk menghindari bencana diberikan oleh alam kepada manusia itu sendiri.


Kamis, 24 Maret 2016

Pro dan kontra #Bebassampah2020



Dalam lingkungan masyarakat baik daerah perkotaan maupun daerah perkampungan seringkali kita  menjumpai sampah yang sudah berhari-hari, berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan menumpuk dan tidak diketahui siapa pelakunya. Jenis sampah pun bervarian mulai dari botol-botol minuman, packaging makanan, dan masih banyak lagi sampah berbahan plastik. 
Pada tanggal 21 Februari 2016 menjadi hari yang sangat istimewa dan bersejarah untuk Indonesia dimana dari 1.014 komunitas di 55 kota , dan dukungan dari pemerintah, organisasi, instansi media, artis maupun individu sangat mendukung adanya program bebas sampah 2020.
Ketua umum  asosiasi pengusaha ritel Indonesia Roy Mendey mengatakan sebagian besar dari anggotannya siap untuk menguji coba program plastik berbayar pertanggal 21 Februari 2016. Harga kantong plastic yang diterapkan pada pengusaha ritel pun  beraneka ragam mulai dari Rp.200 bahkan dikota dan daerah daerah tertentu mencapai Rp. 5000 per 1 kantong plastik.
Saat ini masyarakat lebih bijak akan kesadaran betapa bahayanya sampah plastik, karna butuh waktu 300 tahun untuk terurainya kantong plastik tersebut. Masyarakat lebih memilih membawa kantong sendiri dari pada harus membeli kantong plastik.
Dengan adanyanya kantong plastik berbayar menimbulkan pro dan kontra, sebagian orang setuju dengan adanya kantong plastic berbayar dikarenakan rasa peduli dan sadar bahwa betapa bahayanya sampah. Sebagian lain tidak setuju dengan adanya kantong plastik berbayar dikarenakan khawatir akan penyalahgunaan peraturan yang sudah diterapkan.

Selasa, 15 Maret 2016

Mencegah Produksi Sampah Secara Terus Menerus



Sampah-sampah seperti plastik hasil belanja di warung dan botol minuman yang dibeli seseorang di supermarket maupun warung dipinggir jalan, kemudian dus makanan yang didapat dari restoran-restoran merupakan salah satu produksi sampah masyarakat yang dihasilkan setiap harinya. Jika didiamkan begitu saja sampah bisa menjadi masalah yang sangat serius, yang dapat menimbulkan kerugian kepada masyarakat sekitar baik materil dan nonmateril. Dalam penyelesaiannya dibutuhkan solusi secara tepat, dengan memperhatikan kondisi lingkungan sosial masyarakat dan lainnya.

Dalam pencegahan banjir maka dibutuhkan pengolahan sampah secara terpadu, membina masyarakat agar peduli terhadap sampah, sampah bukan sebagai musibah tetapi sebagai berkah karna jika dimanfaatkan secara benar sampah dapat menjadi barang yang bermanfaat. Salah satu pemanfaatannya ialah dengan membentuk tempat penampungan sampah atau kebun sampah sekala mikro, namun menyeluruh diseluruh daerah dengan pengelolaan secara sederhana, yaitu sebagai berikut :

Masyarakat mengumpulkan sampah ke kebun sampah, baik itu sampah rumah tangga ataupun sampah sehari-hari.
Sampah yang dikumpulkan dari masyarakat dipilah, sampah organik dan non organik untuk dikelola menjadi kerajinan dan pupuk yang dapat memiliki nilai tambah, dengan teknologi sederhana ramah lingkungan dan suberdaya masyarakat sekitar.

Kerajinan dan pupuk yang dihasilkan akan dikelola secara tepat menjadi kegiatan usaha masyarakat, yang bertujuan untuk kesejahtraan masyarakat itu sendiri yang turut berpartisipasi dalam kegiataan kebun sampah. Selain menjadi tempat pengelolaan sampa, kebun sampah juga melakukan kegiatan budidaya tumbuhan buah atau tanaman hias unggul yang dapat tumbuh sesuai dengan kondisi lingkungan Jakarta, yang nantinya untuk ditanam oleh masyarakat sekitar baik dirumah atau lahan kosong rawan banjir di Jakarta sebagai tempat resapan air.

Kebun sampah tidak hanya dapat mengurangi masalah banjir karna sampah, tetapi dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan kegiatan pengelolaan sampah menjadi kerajinan. Baik ibu-ibu, bapak-bapak, besar kecil dapat berpartisipasi peduli sampah dengan mengumpulkan sampah ke kebun sampah, hal ini secara tidak langsung dapat mengurangi jumlah pengangguran, dengan menyerap tenaga kerja dalam proses pengolahannya serta memberikan pelatihan pengolahan sampah menjadi barang yang bernilai. Selain itu tumbuhan yang ditanam disekitar rumah dapat memberikan keindahan dan kesejukan, karna tidak hanya sebagai resapan air tetapi juga sebagai penyerap sinar matahari yang berlebih pada siang hari.

Dapat dilihat beberapa manfaat sampah yang tidak hanya sebagai solusi pencegahan banjir saja, tetapi mencakup solusi permasalahan ekonomi, permasalahan pengangguran, dan permasalahan lingkungan yang ada. Namun kebun sampah tetaplah bertujuan untuk mengurangi banjir yang ada, dan merupakan salah satu usaha kecil yang dapat dilakukan untuk mencegah banjir.

Senin, 14 Maret 2016

Pencemaran Sungai dan Danau



Pertumbuhan jumlah penduduk dan peningkatan aktivitasnya, mengakibatkan intensitas perusakan dan pencemaran semakin meningkat. Salah satu pencemaran yang dilakukan manusia adalah pencemaran sungai dan danau.

Dalam pencemaran sungai dan danau, limbah domestik dan industri yang berperan banyak dalam mencemari lingkungan.

Limbah domestik merupakan limbah yang berasal dari kegiatan rumah tangga seperti mencuci, mandi, memasak, kakus, dan kegiatan sanitasi lainnya. Menurut BLH Jawa Timur limbah domestik merupakan sumber pencemar sungai terbesar, karena pencemaran sungai di kota-kota besar di Indonesia rata-rata 60 persen berasal dari limbah domestik, yakni dari sanitasi, sampah, detergen, kemasan makanan, dan sebagainya. Dari tahun ke tahun pencemaran yang berasal dari limbah domestik selalu mengalami peningkatan, baik dari segi volume limbah maupun segi kualitasnya.

Limbah industri berasal dari buangan pabrik/industri. Limbah ini menjadi sumber pencemar sungai dan danau karena kebanyakan pabrik kebanyakan berada di dekat sungai; atau jika lokasinya agak jauh, mereka tentu memiliki akses berupa saluran pembuang limbah yang mengarah ke sungai. Limbah industri dibuang ke sungai terutama dalam bentuk limbah cair. Menurut catatan BLH Jatim, limbah industri merupakan sumber pencemar sungai yang besar, karena limbah ini turut menyumbang 30 persen dari total pencemaran air sungai.

Pencemaran sungai dan danau/waduk banyak menimbulkan kerugian baik pada kondisi lingkungan sungai maupun penduduk di sekitarnya. Jika kedua badan air tersebut tercemar, maka kondisi lingkungan di sekitarnya menjadi rusak. Jika bukan kita siapa lagi yang menyelamatkan lingkungan kita?

Senin, 07 Maret 2016

8 Indikator Orang Peduli Terhadap Lingkungan



Hidup bersih dan sehat adalah hak dan kewajiban semua orang. Ketika sikap manusia mengenai lingkungan dan dampak dari kegiatan manusia sangat tidak terurus dan terpikirkan, saat lingkungan rusak dan ekosistem hancur maka keseimbangan antara kehidupan dengan kehidupan lainnya akan berubah, hal ini memberikan dampak negatif bagi setiap makhluk hidup yang ada disekitarnya.

Maka dibutuhkan sikap peduli terhadap lingkungan. Dengan adanya sikap peduli terhadap lingkungan akan menjadikan suasana yang nyaman, tentram, bebas dari kerusakan lingkungan. Sikap peduli terhadap lingkungan bisa ditunjukkan dengan adanya sikap yang positif terhadap lingkungan. Seperti menjaga keseimbangan lingkungan memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sampai menjaga lingkungan dari polusi.

Dilansir dari mamagilang.blogspot.co.id Menurut Suparno (2004:84), sikap kepedulian lingkungan ditunjukkan dengan adanya peghargaan terhadap alam. Hakikat penghargaan terhadap alam adalah kesadaran bahwa manusia menjadi bagian alam, sehingga mencintai alam juga mencintai kehidupan manusia. Mencintai lingkungan hidup dan alam haruslah diarahkan agar ada sikap untuk mencintai kehidupan. Jika semua orang mencintai lingkungan hidup dan alam, maka semua orang akan peduli untuk memelihara kelangsungan hidup lingkungan, tidak pernah merusak dan mengeksploitasi sehingga di kemudian hari tercipta lingkungan yang menguntungkan semua manusia yang termasuk bagian dari lingkungan tersebut.

Nenggala (2007 :173 ) berpendapat bahwa indikator seseorang yang peduli lingkungan adalah :
1. Selalu menjaga kelestarian lingkungan sekitar.
2. Tidak mengambil, menebang atau mencabut tumbuh-tumbuhan yang terdapat di sepanjang perjalanan.
3. Tidak mencoret-coret, menorehkan tulisan pada pohin, batu-batu, jalan atau dinding.
4. Selalu membuang sampah pada tempatnya.
5. Tidak membakar sampah di sekitar perumahan.
6. Melaksanakan kegiatan membersihkan lingkungan.
7. Menimbun barang-barang bekas.
8. Membersihkan sampah-sampah yang menyumbat saluran air.

Jadi dapat ditarik kesimpulan kepedulian lingkungan adalah tingkat fokus perhatian terhadap suatu tempat dimana suatu makhluk hidup itu tumbuh yang meliputi unsur unsur penting seperti tanah, air dan udara, yang mana memiliki arti penting dalam kehidupan setiap makhluk hidup, dimana manusia berada dan mempengaruhi kelangsungan hidup serta kesejahteraan manusia dan jasad hidup lainnya, yang mencakup lingkungan hidup alami, lingkungan hidup binaan atau buatan dan lingkungan hidup budaya atau sosial.

Minggu, 06 Maret 2016

4 Fakta tingginya kerusakan lingkungan di Indonesia



Letusan gunung berapi, banjir, abrasi, tanah longsor, angin puting beliung, gempa bumi, dan tsunami merupakan beberapa contoh bencana alam. Bencana-bencana tersebut menjadi penyebab rusaknya lingkungan hidup akibat peristiwa alam. Meskipun jika ditelaah lebih lanjut, bencana seperti banjir, abrasi, kebakaran hutan, dan tanah longsor bisa saja terjadi karena adanya campur tangan manusia juga.

Kerusakan ini umumnya disebabkan oleh aktifitas manusia yang tidak ramah lingkungan seperti perusakan hutan dan alih fungsi hutan, pertambangan, pencemaran udara, air, dan tanah dan lain sebagainya.

Dilansir dari alamendah.org, beberapa fakta terkait tingginya kerusakan lingkungan di Indonesia akibat kegiatan manusia antara lain :

1. Laju deforestasi mencapai 1,8 juta hektar/tahun yang mengakibatkan 21% dari 133 juta hektar hutan Indonesia hilang. Hilangnya hutan menyebabkan penurunan kualitas lingkungan, meningkatkan peristiwa bencana alam, dan terancamnya kelestarian flora dan fauna.

2. 30% dari 2,5 juta hektar terumbu karang di Indonesia mengalami kerusakan. Kerusakan terumbu karang meningkatkan resiko bencana terhadap daerah pesisir, mengancam keanekaragaman hayati laut, dan menurunkan produksi perikanan laut.

3, Tingginya pencemaran udara, pencemaran air, pencemaran tanah, dan pencemaran laut di Indonesia. Bahkan pada 2010, Sungai Citarum pernah dinobatkan sebagai Sungai Paling Tercemar di Dunia oleh situs huffingtonpost.com. World Bank juga menempatkan Jakarta sebagai kota dengan polutan tertinggi ketiga setelah Beijing, New Delhi dan Mexico City.

4, Ratusan tumbuhan dan hewan Indonesia yang langka dan terancam punah. Menurut catatan IUCN Redlist, sebanyak 76 spesies hewan Indonesia dan 127 tumbuhan berada dalam status keterancaman tertinggi yaitu status Critically Endangered (Kritis), serta 205 jenis hewan dan 88 jenis tumbuhan masuk kategori Endangered, serta 557 spesies hewan dan 256 tumbuhan berstatus Vulnerable.

Alam dan lingkungan hidup menjadi tempat tinggal dan hidup manusia. Kondisi lingkungan akan berpengaruh langsung terhadap kondisi manusia. Karena itu sudah selayaknya kita menjaga bumi satu-satunya ini dari kerusakan lingkungan.

Mengajak Remaja Untuk Peduli Terhadap Lingkungan



Berbicara tentang lingkungan, sudah pasti tidak asing lagi bagi semua orang. Karena persoalan lingkungan, menjadi masalah bagi semua orang. Kita membutuhkan lingkungan hidup yang bersih, aman dan harmonis. Lingkungan yang tidak selalu menyebabkan terjadinya bencana. Tidak seperti selama ini.

Lingkungan yang bersih dan nyaman adalah dambaan kita. Namun, mengapa kini semakin sedikit orang yang peduli terhadap persoalan lingkungan yang semakin parah. Mengapa semakin sedikit orang yang peduli akan bumi yang semakin tua ini?



Padahal, menjaga bumi dan segala isinya adalah tugas kita semua. Ini adalah kewajiban setiap orang untuk menjaga kelestarian alam dan lingkungan hidup. Banyak yang bisa kita lakukan untuk menjaga alam lestari. Namun itu tegantung bagaimana kita bisa menyadari arti penting daripada lingkungan tersebut.

Dalam hidup bermasyarakat lingkungan menjadi tempat utama bagi kita dalam hubungan timbal balik serta saling ketergantungan atau saling membutuhkan antara satu dengan yang lain demi kelangsungan hidup. Apa yang terjadi kalau seandainya kita hidup tanpa lingkungan, mustahil ia akan terus ada dan juga harus tetap dijaga serta dilestarikan.



Ini menjadi PR (pekerjaan rumah) kita bersama,termasuk para remaja sebagai generasi penerus. Remaja harus sadar dan peduli serta berpikir bagaimana menciptakan kehidupan yang lebih aman, nyaman dan sejahtera. Kehidupan yang nyaman, aman dan sejahtera hanya ada kalau kita mau menjaga kelestarian alam. Oleh karena itu, melalui artikel ini penulis mengajak para remaja untuk mau menjaga keseimbangan alam dan lingkungan hidup, maka kita akan bisa menikmatinya di masa datang.