Kamis, 12 November 2015

Plastik Dengan Kode-Kode Berikut Perlu Anda Perhatikan



Tentunya dengan plastik bukanlah barang baru lagi yang pertama kali Anda jumpai. Plastik dapat Anda lihat dimana-mana sekarang ini. Namun tahukah Anda, tidak semua plastik aman untuk digunakan? Terlebih spesifik untuk makanan. Ada beberapa yang boleh digunakan untuk mengemas makanan, ada juga yang tidak boleh digunakan.

Mana saja yang boleh dan tidak boleh digunakan dapat Anda lihat di bawah ini :

  1. PETE atau PET (Polyethylene Terephthalate)
      Kemasan dengan kode ini direkomendasikan hanya untuk sekali pakai. Jangan dipakai untuk menyimpan air hangat apalagi panas. Bila terlalu sering dipakai, apalagi digunakan untuk menyimpan air hangat apalagi panas, akan mengakibatkan lapisan polimer pada botol tersebut akan meleleh dan mengeluarkan zat karsinogenik (dapat menyebabkan kanker) dalam jangka panjang.
  2. HDPE (High Density Polyethylene)
    HDPE merupakan salah satu bahan plastik yang aman untuk digunakan karena kemampuan untuk mencegah reaksi kimia antara kemasan plastik berbahan HDPE dengan makanan/minuman yang dikemasnya.
    Kemasan berlabel HDPE direkomendasikan hanya untuk sekali pemakaian karena proses pelepasan senyawa antimoni trioksida akan terus meningkat seiring waktu.
  3. V atau PVC (polyvinyl chloride)
Kandungan dari PVC yaitu DEHA yang terdapat pada plastik pembungkus dapat bocor dan masuk ke makanan berminyak bila dipanaskan. PVC (polyvinyl chloride)
berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan.

  1. LDPE (low density polyethylene)
Barang-barang dengan kode ini dapat di daur ulang dan baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat. Barang ini bisa dibilang tidak dapat di hancurkan tetapi tetap baik untuk tempat makanan.

  1. PP (polypropylene)
Karakteristik kemasan plastik dari bahan polypropylene adalah transparan yang tidak jernih atau berawan tapi tembus cahaya, serta tahan terhadap bahan kimia, panas dan minyak.

  1. PS (polystyrene)
Bahan Polystyrene bisa membocorkan bahan styrine ke dalam makanan ketika makanan tersebut bersentuhan. Bahan Styrine berbahaya untuk otak dan sistem syaraf. Bahan ini harus dihindari dan banyak negara bagian di Amerika sudah melarang pemakaian tempat makanan berbahan styrofoam termasuk negara China.

  1. Other
    Kemamsan ini berlabel angka 7 dalam segitiga. Kemasan plastik ini biasanya terbuat dari SAN (styrene acrylonitrile), ABS (acrylonitrile butadiene styrene), PC (polycarbonate), dan Nylon. Dapat ditemukan pada tempat makanan dan minuman seperti botol minum olahraga, suku cadang mobil, alat-alat rumah tangga, komputer, alat-alat elektronik, dan plastik kemasan.

So, Mulai sekarang Anda harus lebih berhati-hati dalam menggunakan kemasan plastik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar